Sabtu, 26 Juli 2014

apakah kamu sudah siap?

Apakah kau sudah siap? Apabila maut datang padamu? Menjemputmu ke dunia yang lain, dunia dimana tdk ada lagi jual beli, dunia yang kekal abadi, dimana akan ditentukan, surgakah atau nerakakah dirimu berada?

Ancaman neraka begitu nyata, keindahan surga juga begitu menjanjikan, tinggal kau yang menentukan, kemanakah langkah kakimu akan membawamu. Hidup di dunia adalah untuk mencari bekal untuk kehidupan yang kekal nantinya. Maka semua menjadi tidak terlalu berarti...goda dunia yang fana ini. goda keinginan keinginan ini. Meniatkan setiap tarikan nafas untuk ibadah..untuk ibadah. ( Salemba-hari ke 18 ramadhan, 17 juli 2014)

Senin, 21 Juli 2014

PROSES PEMBELAJARAN


Kadang orang tidak percaya terhadap sebuah pernyataan, apabila pernyataan tersebut belum memberikan pengaruhnya terhadap kehidupannya. Kadang orang juga menganggap sebuah pernyataan sekedar jargon atau ungkapan pelarangan, ungkapan untuk menakut nakuti, atau sebuah kalimat berlebihan yang tidak lain hanyalah klise belaka, sampai suatu saat.....kalimat kalimat tersebut sangat memainkan peranan dalam kehidupannya.
Seperti kata “hati-hatilah” ketika akan naik sepeda motor, terasa hanya sebuah jargon di mulut yang terlewat saja di telinga, tanpa pernah menancap di hati, untuk dipatuhi. Namun ketika sebuah peristiwa kecelakaan jalan raya harus dialaminya, barulah kata “hati-hatilah” menjadi sangat bermakna. Itu adalah sebuah proses pembelajaran yang harus dilalui, sampai hati percaya dan menunduk mematuhinya.
Bagaimanapun juga, pengalaman adalah guru yang paling penting dalam kehidupan. Apapun yang harus dilalui, akan menjadi pengalaman yang berharga, sebagai langkah landasan pergerakan berikutnya dalam sebuah kehidupan. (cakung,25 maret 2013)



Selasa, 24 Juni 2014

PAGI MULAI SANGAT DINI DISINI

Pagi mulai sangat dini disini,
Hari masih pagi, tapi orang orang sudah sepi
Mereka mencari hari, berlomba dengan matahari

Pagi mulai sangat dini disini
Menikmati sepi
Tak tahu apa yang mesti aku lakukan
Sedini ini

Dulu mempertanyakan waktu,
Yang tak pernah cukup
Sekarang diberi banyak waktu
dipersilahkan semau kamu

Orang banyak yang tak bersyukur
walau pagi sangat mashur
(Pucangrejo,13 juni 2014)


Minggu, 01 Juni 2014

KEPADA GUA GARBAKU YANG SUNYI

Kau ada disana, merana
mempertanyakan burung bangau yang terbang
dengan paruh kosongnya

Kau sepi, sunyi dan dingin...
Hatikupun tak sanggup menghiburmu.....

Ada yang membeku
ada yang terpinggirkan
oleh sebuah penghianatan
kewanitaan

(Salemba, 17 Mei 2014)


Selasa, 13 Mei 2014

IF YOU LOVE

If you love, you will care
If you love, you will surrender
If you love, you will put her above you
If you love, you will protect
If you love, you will need her
If you love you will feel alone without her
If you love, there is unspeakable feeling storming inside you
if you love, you will know that you are granted with a great feeling human kind ever have,
if you love, love shall be enough for everything

(Jakarta, 14 May 2014)


Minggu, 16 Maret 2014

SALAM DARI LABUAN BAJO

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur adalah sebuah kota di pinggir pulau Flores yang akhir-akhir ini sedang naik pamornya sebagai salah satu tujuan wisata Indonesia. Keindahan alam Kota Labuan Bajo dengan pantai pasir putihnya dan lautnya yang tenang serta pulau pulau yang tersebar membentuk keindahan tersendiri.

Sebagai pintu gerbang ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca dimana binatang Kadal Purba Komodo hidup dan berkembang biak, Labuan Bajo dapat dicapai dengan mudah dari Bali. Terdapat 6 penerbangan yang menyinggahi Bandara Komodo dari Denpasar Bali setiap harinya, termasuk 2x Garuda Indonesia dan 2x Wings Air. Dari Jakarta kami menumpang pesawat Garuda Indonesia ke Bali dan dilanjutkan dengan pesawat Garuda lain ke Labuan Bajo. Garuda Indonesia saat ini memiliki 2 pesawat ATR72-600 baling-baling yang mendukung brand penerbangan Garuda Explore yang menyinggahi destinasi-destinasi wisata di Indonesia Timur. Agaknya jalur penerbangan tersebut cukup banyak diminati menghubungkan Denpasar, Labuan Bajo, Ende, Maumere dan Larantuka. Meskipun tergolong baru, rute ini cukup gemuk sehingga kapasitas seat 70 penumpang selalu penuh. Guna mendukung perkembangan wisata di Labuan Bajo, pemerintah telah membangun bandar udara baru. Tetapi sayangnya kemarin waktu saya datang kesana, masih belum diresmikan sehingga kita masih menggunakan bandar udara lama.

Di Labuan Bajo, saat ini telah dibangun beberapa hotel bintang 4 dan ada juga bintang 5 (Hotel Jayakarta) di sepanjang Pantai Pendeh. Selain itu terdapat juga beberapa hotel untuk backpaker yang cukup banyak tersebar di kota tersebut. Bahkan beberapa restoran Italia juga mulai banyak bermunculan. Dengan kondisi alam yang masih asli, baik perbukitan dan lautnya, Labuan Bajo memang menyajikan potensi wisata yang sangat menjanjikan.

Selain keberadaan binatang Komodo di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, Labuan Bajo dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya sebagai surga bagi para penyelam. Selain itu, terdapat perahu-perahu Yacht yang juga menyediakan akomodasi layaknya hotel bintang lima. Sehingga ketika berkunjung ke berbagai obyek wisata disitu yang sebagian besar terletak di pulau-pulau yang terpisah, akan sangat efesien karena tidak perlu lagi menyewa perahu. Banyak turis asing yang memilih berwisata dengan model seperti itu. Kebanyakan perahu-perahu Yacht tersebut bertolak dari Denpasar Bali dan menawarkan paket wisata yang cukup menarik.


Untuk turis lokal, keinginan melihat Komodo memang memerlukan anggaran yang cukup lumayan. Saat ini belum ada kapal/perahu yang reguler melayani wisatawan ke Pulau tersebut. Yang tersedia adalah speedboat yang harus disewa yang dapat membawa sekitar 6 orang dengan biaya sewa sekitar 4-5 juta. Jadi kalau tidak berombongan, menuju Pulau Komodo maupun Pulau Rinca memang tidak murah.

Selain pemandangan alam yang indah dan daya tarik Komodo nya, kuliner di Labuan Bajo juga cukup menjanjikan. Daerah yang berlimpah dengan hasil lautnya menyajikan kuliner hasil laut yang menggoda selera. Kebetulan waktu itu saya sempat mencicipiberbagai masakan dari ikan dan cumi yang segar dan lezat karena langsung diambil dan dimasak dalam waktu yang tidak terlalu lama. Konon banyak juga masyarakat yang membudidayakan ikan kerapu, sehingga ikan kerapu adalah makanan yang wajib dinikmati oleh pengunjung dengan harga yang terjangkau. Ikan kuah asam juga merupakan masakan andalam di daerah tersebut selain ikan bakal, kerapu steam dan cumi bakarnya yang lembut. Sayur kangkungnya juga enak dan renyah seperti kangkung Lombok. Ditanggung berat badan naik selama disana. hehehe(Jakarta, 17 Maret 2014)







Kamis, 27 Februari 2014

KEINDAHAN DANAU LINOW, MANADO

Keindahan Danau Linow
Sulawesi Utara dengan Manado sebagai ibu kotanya memang menawarkan banyak ragam obyek wisata premium yang sayang untuk dilewatkan. Kota yang terkenal dengan keramahan penduduknya dan keindahan taman laut bawah airnya tersebut ternyata juga memiliki obyek wisata andalan lain yaitu danau-danaunya yang indah. Danau Tondano dengan ikan Nikke  nya yang gurih sudah banyak dikenal orang sebagai obyek wisata andalan di Manado. Namun keindahan Danau Linow di Tomohon  (sekitar 45 menit dari Manado)  merupakan tempat yang wajib dikunjungi.

Itik-itik liar berkumpul di pinggir Danau Linow
Setelah melewati Kota Tomohon yang sejuk dengan jalan yang berkelok-kelok, sampailah ke Danau Linow yang terkenal karena airnya yang berwarna-warna. Konon warna air danau tersebut dipengaruhi oleh kandungan belerang dan pantulan sinar matahari.

Obyek wisata Danau Linow merupakan salah satu obyek wisata yang dikelola oleh swasta. Tiket masuk per orang Rp. 25.000, termasuk voucher untuk menikmati kopi dan kue kelapa di restoran pinggir danau. Selain keindahan alam dan taman pinggir danau yang tertata rapi yang sering untuk foto-foto Pre weeding, di sekitar Danau Linow juga hidup sekumpulan itik liar yang aktifitasnya cukup menarik perhatian pengunjung yang datang.

bersantai di cafe pinggir danau
Biasanya pengunjung akan menghabiskan waktu dengan duduk-duduk di cafe yang dibangun di pinggiran danau dengan meja kursi yang dicat putih, sambil menikmati minuman dan makanan kecil. Pengunjung juga dapat menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan di jalan setapak yang dibangun di pinggir danau. Pengelola melengkapi fasilitas tempat tersebut dengan toilet yang cukup bersih di pinggir danau.

Sebagai buah tangan, tersedia juga kue kelapa yang manis dan gurih untuk dapat dibagikan kepada teman dan kerabat sebagai  oleh-oleh khas Tomohon, Sulawesi Utara. (Jakarta, 28 Pebruari 2014)




Jalan setapak pinggir danau