Rabu, 29 Oktober 2014

MENUNGGU TITIK HUJAN

Badan ini sudah mengering
tanah ini tak lagi memberiku kehidupan
rumput pun telah mencoklat,
yang biasanya memberi seri hijau di sekitarku

air, kemana kau pergi??

harapan lah yang membuatku bernafas satu satu
akan datangnya titik-titik hujan
membasahi pokok ku

musim ini begitu panjang, kemarau ini
menyedot seluruh roh kehidupanku

menunggu titik hujan turun....
setiap nafas adalah penantian

dalam harap
(30 Oktober 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar